7 Cara Memasak yang Benar & Sehat

7 Cara Memasak yang Benar & Sehat

Menyangkut hal konsumsi memang tidak dapat sembarangan. Karena dari sanalah berbagai kandungan gizi yang penting untuk tubuh didapat. Namun bila cara memasaknya salah maka sama juga, kamu hanya memakan ampasnya karena vitaminnya telah rusak. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut solusinya, 7 cara memasak yang benar sehingga tetap sehat :

1. Menggunakan microwave

Memasak dengan microwave mungkin yang paling sehat karena waktu memasaknya singkat sehingga kerusakan nutrisi lebih sedikit. Bahan makanan yang dimasak dengan microwave memang dapat menjadi kering, tetapi hal ini dapat dicegah dengan menambahkan sedikit air sebelum dipanaskan. Pastikan pula Kalian menggunakan tempat makanan khusus untuk microwave.

2. Merebus

Untuk merebus sayur Kalian hanya perlu menambahkan air dan sedikit garam. Namun jangan merebus denan suhu yang tinggi dan jumlah air yang banyak agar vitamin pada sayuran yang direbus tidak larut. Sayur yang baik jika dimsaka dengan direbus adalah wortel, brokoli, atau zucchini (sayuran mirip mentimun hijau).

3. Mengukus

Hampir semua jenis bahan makanan, mulai dari sayuran sampai ikan cocok dikukus. Dengan metode memasak ini rasa asli dan nutrisi makanan tetap terjaga. Tanpa larut di air vitaminnya pun masuh utuh didalam sayur.

4. Merebus

Dengan sedikit air Merebus dengan sedikit air (poaching) adalah cara yang direkomendasikan untuk makanan seperti ikan, telur, atau buah.

5. Membakar

Pembakaran adalah cara yang dianjurkan untuk memasak daging yang dipotong, seperti sate. Untuk sayur sendiri tidak semua dapat terasa enak karena efek bau terbakar.

6. Memanggang

Memanggang adalah cara yang dianjurkan untuk mendapatkan rasa daging yang tetap segar dan empuk. Tetapi beberapa riset menyebutkan cara memasak ini dapat meningkatkan risiko kanker pankreas dan kanker payduara. Memanggang di suhu tinggi akan menghasilkan reaksi kimia antara lemak dan protein dalam daging sehingga menghasilkan toksin yang akan merusak keseimbangan antioksidan dalam tubuh. Hal ini diketahui akan memicu diabetes dan penyakit kardiovaskular.

7. Menumis

Metode pemasakan ini hanya memerlukan sedikit minyak. Hampir sebagian besar bahan pangan cocok dimasak dengan cara ini. Menumis juga tidak perlu terlalu lama, masukan sayur bila minyak sudah panas dan tiriskan sayur bila sudah layu jangan menunggu hingga matang karena kandungan gizinya sudah minim.

8. Tidak dimasak

Pola makan makanan mentah (raw food) atau kerab disebut lalapan sedang populer belakangan ini. Tinggal mencuci bersih sayur atau buah, dan langsung dimakan vitamin akan langsung terserap tubuh tanpa diproses apapun (fresh).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *